Text
Tak Putus di Rundung Malang
Aduh, nasib yang ganas, yang buas, yang tak menaruh iba-kasihan! Alangkah sampai hatimu merebut apung - apung dari orang, yang baru hendak menyeberang lautan yang penuh gelora, memadamkan suluh orang yang hendak menempuh rimba yang leba dalam gelap-gulita!
Aduh, nasib yang kejam, mengapa engkau merendah yang telah rendah, mematahkan yang telah terkulai? Dunia ini penuh keajaiban dan keheranan!
Disini tak berhenti orang yang dirundung azab-sengsara, disana orang seolah-olah diturut oleh kemujuran, keuntungan, kesejahteraan dan kemuliaan.
| P01802B | 813 TAK t | My Library (800 10) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain