Text
Duka Cinta di Awal Cita
Yani memandangku. Pandangan sayu penuh arti, aku kira. Di telaga matanya, kulihat butiran bening mulai mengambang. Tapi di situ masih tetap juga kulihat danau biru yang selama ini menyejukkan hatiku. Pipi itu mulai basah. Rasanya, ingin ku kembali mengecup kening itu seperti hari–hari sebeleumnya. Namun keinginan tersebut harus kusimpan jauh–jauh ke relung jantung yang paling dalam.
| P00446B | 813 NUR d | My Library (800 4) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain